MASA ORIENTASI SISWA (MOS) DAN TRAINING

Masa Orientasi Siswa SMAN 1 Gamping tahun ajaran 2013/2014 yang diselenggarakan selama tiga hari berlangsung dengan lancar. Jalannya MOS diisi oleh kolaborasi antara pihak Guru, OSIS serta mahasiswa KKN-PPL UNY. Adapun kegiatan tiap harinya yakni sebagai berikut:

Hari pertama MOS dibuka secara resmi oleh kepala sekolah dalam upacara bendera sekaligus yang dilakukan secara padat namun berisi di pagi hari sebelum kegiatan MOS selama tiga hari dilakukan. Selain arahan dari Kepala Sekolah, pada upacara, dilakukan juga pembukaan agenda MOS secara simbolis dengan melepas burung-burung yang disiapkan oleh panitia serta peserta MOS. Di akhir upacara dilakukan penyerahan piala kejuaraan yang telah diraih siswa-siswi SMAN 1 Gamping kepada pihak sekolah, sebagai wujud motivasi dan teladan dari siswa-siswi kelas XI dan XII kepada warga baru SMAN 1 Gamping yakni siswa-siswi kelas X

Di sesi pertama agenda MOS, diisi oleh pemantapan visi misi sekolah serta motivasi berprestasi di SMAN 1 Gamping. Di sesi kedua diisi oleh pendampingan dari wali kelas untuk setiap masing-masing kelas. Di sesi ketiga, mahasiswa KKN-PPL UNY memberikan suntikan motivasi “belajar cara belajar” yang diikuti oleh seluruh peserta dengan antusias. Setelah sesi ke 2 dan di akhir sesi ke 3 dilakukan pendampingan dari panitia MOS pada seluruh peserta MOS. Hari pertama ditutup oleh kegiatan shalat dzuhur berjamaah.

MOS hari kedua diawali dengan agenda kedisiplinan melalui sosialisasi tata tertib dari unit bimbingan konseling sekolah. Adanya sosialisasi tata tertib ini, siswa-siswi baru diharapkan agar mengerti, memahami, dan  mentaati apa yang telah disepakati bersama terkait kedisiplinan di sekolah ini. Setelah agenda kedisiplinan, panitia MOS dari OSIS melakukan pendampingan di tiap kelas guna menjalin keakraban antar angkatan. Selanjutnya para siswa baru dikumpulkan lagi dalam forum bersama untuk menerima materi terkait motivasi berorganisasi. Materi ini dimaksudkan untuk mendorong minat dan bakat siswa pada kegiatan ekstrakurikuler ataupun organisasi, guna meningkatkan kapasitas softskill para siswa baru.

Hari ketiga MOS sekaligus hari terakhir MOS diisi oleh agenda kerohanian yang dibawakan guru agama dalam forum besar. Harapannya dengan adanya orientasi kerohanian ini, siswa baru dapat mendasari segala kegiatan belajarnya pada agama, agar terbentuk karakter baik yang menjadi harapan dari sebuah preoses pendidikan. Setelah agenda tersebut, masih dalam forum besar, materi dilanjutkan pada kampanye anti kenakalan remaja yang diberikan oleh tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Di akhir agenda MOS akhirnya dilakukan penutupan yang berlangsung secara meriah dan menghibur, menuntaskan orientasi tempat belajar siswa baru untuk bisa berproses sesuai harapan dari materi-materi yang telah diberikan dalam MOS selama tiga hari ini.

 

Pada saat kelas X melaksanakan MOS, kelas XI dan XII juga melaksanakan kegiatan dalam waktu yang bersamaan. Kegiatan tersebut adalah training dengan tema Pembinaan Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan. Training hari pertama ini dimulai dengan pengantar acara pendidikan karakter, yang selanjutnya diisi dengan materi pendidikan karakter. Adanya tema tersebut dimaksudnya agar siswa memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, serta memiliki wawasan kebangsaan untuk menunjang kehidupannya dalam kehidupan bermasyarakat. Setelah materi tentang pendidikan karakter, para siswa yang beragama Islam dipersilakan untuk melaksanakan Salat Dhuha. Materi yang diberikan selanjutnya adalah tentang Budaya Intelektual : Membaca-Menulis-Berdiskusi. Materi ini diberikan karena sedikit demi sedikit budaya intelektual telah hilang di kalangan para pelajar.

Pada hari Selasa, Kepala SMA N 1 Gamping, Drs. Yunus memberi penguatan visi dan misi sekolah pada para siswa kelas XI, agar siswa lebih memahami lagi mengenai visi dan misi sekolah mereka. Materi yang berikutnya adalah “Menemukan dan Mengasah Softskill” yang kemudian dilanjutkan dengan permainan-permainan untuk penanaman nilai-nilai karakter. Permainan-permainan tersebut dilakukan berkelompok, agar siswa lebih akrab dan dapat bekerja sama dengan baik. Sedangkan di kelas XII adalah training Ujian Nasional dari Gama Exacta, yang kegiatan tersebut dilanjutkan dengan  pengerjaan soal oleh siswa agar lebih siap dalam menghadapi Ujian Nasional. Kegiatan selanjutnya adalah permainan-permainan untuk penanaman nilai-nilai karakter.

Kemudian training hari terakhir (Rabu, 17 Juli 2013), bapak Drs. Risang memberi pembinaan pada siswa kelas XI tentang kedisiplinan, diharapkan siswa lebih disiplin dalam kegiatan pembelajaran ataupun ketika berada di luar sekolah. Materi yang selanjutnya adalah Anti Kenakalan Remaja. Materi ini menjelaskan tentang kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh anak muda pada zaman sekarang ini, yang dapat mengakibatkan kerusakan moral. Pemberian materi ini diharapkan dapat membuka mata hati siswa agar bisa membedakan mana yang baik, dan agar tidak melakukan kenakalan-kenakalan yang bisa merusak moral mereka. Klasifikasi kenakalan remaja yang dibahas dalam training ini seperti tawuran, seks bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, dan kenakalan-kenakalan yang dilakukan di lingkungan sekolah. Kegiatan yang dilakukan siswa kelas XII adalah penguatan visi dan misi oleh Drs. Yunus. Selanjutnya, diisi oleh Lembaga Bimbingan Belajar Primagama dengan materi mengenai tips dan trik menembus Perguruan Tinggi Negeri, agar siswa tidak salah memilih jurusan serta memilih Perguruan Tinggi yang tidak tepat.

Comments are closed.